Pelatihan  Penggunaan Dan Problem Solving Terhadapan Kendala Pada Aplikasi Sistem Informasi Pengadaan Tanah ( SIPT ) Dilingkungan Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah.

Pelatihan Penggunaan Dan Problem Solving Terhadapan Kendala Pada Aplikasi Sistem Informasi Pengadaan Tanah ( SIPT ) Dilingkungan Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah.

Kantor Pertanahan Kota Magelang mengikuti kegiatan Pelatihan Penggunaan dan Problem Solving terhadap Kendala pada Aplikasi Sistem Informasi Pengadaan Tanah (SIPT) di Lingkungan Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah yang dihadiri oleh Kepala Seksi Pengadaan Tanah , Ian Rifky Widiatmoko beserta staff.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman serta kompetensi pengguna aplikasi SIPT dalam mendukung pelaksanaan tugas di bidang pengadaan tanah. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi, membahas, dan menyelesaikan berbagai kendala teknis yang dihadapi dalam penggunaan aplikasi, sehingga pengelolaan data dan pelaporan dapat berjalan secara optimal.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pendampingan terkait penggunaan fitur-fitur pada aplikasi SIPT, mekanisme penginputan data, pemutakhiran informasi, hingga penyelesaian permasalahan yang muncul dalam implementasinya.

Dengan adanya forum diskusi dan berbagi pengalaman antar satuan kerja, diharapkan pemanfaatan aplikasi SIPT dapat semakin efektif dan mendukung percepatan pelaksanaan kegiatan pengadaan tanah.
Pemanfaatan teknologi informasi melalui SIPT merupakan bagian dari komitmen ATR/BPN dalam mendukung transformasi digital, meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan tanah, serta mewujudkan pelayanan yang lebih cepat, akurat, transparan, dan akuntabel.

Diharapkan melalui kegiatan pelatihan ini, seluruh pengguna aplikasi SIPT dapat semakin optimal dalam menjalankan tugas dan fungsi, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung terciptanya pengelolaan pengadaan tanah yang profesional dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *